MAKALAH MATEMATIKA & ILMU ALAMIAH DASAR
Dosen
: Nita Sri Handayani
1PA21
Nama
Kelompok ;
1. Fatin
Nabilah
2. Mark
Kevin Joshua
3. Nathalia
W. Purba (15518225)
4. Priskila
Theresia
5. Wilhelmina
Cesilia Dura
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2018/2019
A. KIMIA
DAN FISIKA
Pengertian
Materi
Materi adalah segala sesuatu yang
menempati ruang dan mempunyai massa. Semua benda yang kita temui tersusun oleh
materi. Makin besar massa suatu benda, makin banyak materinya dan sebaliknya.
Massa adalah jumlah zat atau materi yang terkandung dalam suatu benda. Suatu
materi apapun bentuknya ada 3 wujud, yaitu padat, cair, gas. Berdasarkan hasil
penelitian terbaru muncul wujud zat yang keempat yaitu plasma.
Sifat
Materi
Ketiga wujud materi yang sudah kita bahas
pada dasarnya memiliki sifat-sifat tertentu. Secara umum sifat tersebut dapat
kita bagi menjadi dua macam, yaitu sifat kimia dan sifat fisika. Sifat
fisika dari sebuah materi adalah sifat-sifat yang terkait dengan
perubahan fisika, yaitu sebuah sifat yang dapat diamati karena adanya perubahan
fisika atau perubahan yang tidak kekal.
Air
sebagai zat cair memiliki sifat fisika seperti mendidih pada suhu 100oC.
Sedangkan logam memiliki titik lebur yang cukup tinggi, misalnya besi melebur
pada suhu 1500oC.
Sifat
Kimia dari sebuah materi merupakan sifat-sifat yang dapat diamati muncul pada
saat terjadi perubahan kimia. Untuk lebih mudahnya, kita dapat mengamati dua
buah zat yang berbeda misalnya minyak dan kayu. Jika kita melakukan pembakaran,
maka minyak lebih mudah terbakar dibandingkan kayu, sehingga mudah tidaknya
sebuah zat terbakar merupakan sifat kimia dari zat tersebut. Beberapa sifat
kimia yang lain adalah bagaimana sebuah zat dapat terurai, seperti Batu kapur
yang mudah berubah menjadi kapur tohor yang sering disebut dengan kapur sirih
dan gas karbon dioksida.
Perubahan
Materi
Perubahan
materi adalah perubahan sifat suatu zat atau materi menjadi zat yang lain baik
yang menjadi zat baru maupun tidak. Perubahan materi terjadi dipengaruhi oleh
energi baik berupa kalor maupun listrik. Perubahan materi dibedakan dalam dua
macam yaitu perubahan fisika dan perubahan kimia.
Klasifikasi
Materi
Para ilmuwan
mengklasifikasikan materi menjadi dua kelompok yaitu :
1.
zat tunggal (unsur dan
senyawa)
2.
campuran
Unsur
Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat lain
dengan rekasi kimiabiasa.Di alam terdapat 92 jenis unsur alami dan sisanya
unsur buatan. Jumlah keseluruhan di alam kira-kira terdapat 106 unsur.Unsur
dikelompokkan menjadi 3 bagian yaitu:
1.
Unsur logam
2.
Unsur non Logam
3.
Unsur Semi Logam
Senyawa
Senyawa adalah gabungan dari beberapa unsur yang terbentuk melalui rekasi kimia.
Senyawa adalah gabungan dari beberapa unsur yang terbentuk melalui rekasi kimia.
Campuran
Campuran adalah gabungan beberapa zat dengan perbandingan tidak tetap tanpa melalui reaksi kimia.
Campuran adalah gabungan beberapa zat dengan perbandingan tidak tetap tanpa melalui reaksi kimia.
Tabel
periodik
Energi
adalah suatu besaran yang kekal tidak dapat diciptakan dan tidak dapat
dimusnahkan. Berikut ini adalah macam-macam energi yaitu energi potensial,
energi kinetic, energi kimia, energi kalor, energi listrik, energi bunyi,
energi bunyi, energi nuklir, energi radiasi.
·
Energi potensial adalah
energi yang dimiliki oleh benda diam. Energi ini juga disebut dengan energi
diam. Misalnya suatu benda yang mempunyai ketinggian tertentu dan pegas yang
ditekan atau direnggangkan. Jika semua itu dilepas akan melakukan usaha
(gerakan)
·
Pengertian energi kinetik
adalah energi yang dimiliki suatu benda pada saat bergerak. Misalnya jika
seorang sedang berlari, mobil pada saat melaju, benda yang berputar dan kereta
yang sedang bergerak. Pada saat itu benda-benda tersebut mempunyai energi yang
disebut energi kinetic atau energi gerak.
·
Pengertian energi kimia
yaituenergi yang timbul akibat terjadinya reaksi kimia. Makanan dari pada bahan
bakar pada umumnya tersusun atas senyawakimia yang di dalamnya tersimpan energi
kimia.
·
Pengertian energi kalor,
yaitu bentuk energi yang banyak kita jumpai seperi matahari, api atau bentu
energi yang lain yang harus dibentuk dalam bentuk kalor misalnya setrika,
solder dan kompor.
·
Pengertian energi
listrik, yaitu energi yang tersimpan dalam arus listik (muatan yang bergerak0.
Energi ini banyak dimanfaatnya. Contoh radio, solder, televisi dan lain
sebagainya
·
Pengertian energi bunyi,
terdapat di dalam segala jenis bunyi. Misalnya orang berbicara, seruling,
ledakan bom dan petir. Bukti bahwa bunyi memilliki energi yaitu ledakan petir
yang dahsyat dapat mengakibatkan pecahnya kaca jendela.
·
Pengertian Energi nuklir
yaitu energi yang dihasilkan oleh reaksi pembelahan inti (fisi) berantai
·
Pengertian Energi radiasi
yaitu energi yang diperoleh dari pancaran benda berpijar
Sifat fisika antara lain wujud zat, warna, bau, titik
leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, kemagnetan,
dan kekentalan.
Sifat
fisika adalah perubahan yang dialami suatu benda tanpa membentuk zat baru.
Sifat ini dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi tersebut.
a. Sifat Fisika Yang
Terlihat
Sifat ini dapat diamati
dari:
1) Wujud zat : padat,
cair, dan gas
2) Kekerasan zat : keras
atau lunak
3) Warna zat : hitam,
putih, merah, kuning, dan berbagai warna lainnya
4) Bau zat : harum,
anyir, busuk, dan sebagainya
5) Bentuk : bulat, bundar, persegi, segitiga, empat persegi panjang, balok,
kubus, dan sebagainya.
6) Tetapan fisika : massa jenis, titik lebur, titik uap, titik beku, titik
didih, indeks bias, dan sebagainya.
b. Sifat Perubahan Fisika
Sifat ini dapat
dilakukan dengan cara;
1) Melarutkan zat :
mudah larut di air atau tidak
2) Mengalirkan arus
listrik : dapat mengalirkan arus listrik atau tidak
3) Mengalirkan panas :
dapat mengalirkan panas atau tidak
4) Menguapkan : mudah
menguap atau tidak
5) Mendekatkan ke
magnet: dapat ditarik magnet atau tidak
6) dan berbagai kegiatan
fisika lainnya.
Contoh:
Cabang-Cabang ilmu fisika sangat banyak, antara lain adalah :
1. Mekanika adalah cabang
ilmu fisika yang mempelajari tentang gerak. Mekanika klasik terbagi atas dua
bagian, yaitu Kinematika dan Dinamika.
- Kinematika membahas
bagaimana suatu objek dapat bergerak tanpa menyelidiki sebab-sebab apa
yang menyebabkan suatu objek dapat bergerak
- Dinamika mempelajari
bagaimana suatu objek dapat bergerak dengan menyelidiki penyebabnya.
2. Mekanika Kuantum adalah
cabang dasar fisika yang menggantikan mekanika klasik pada tataran atom dan
subatom.
3. Mekanika Fluida adalah
cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang fluida (dapat berupa cairan dan gas)
Yang berkaitan dengan Listrik dan Magnet :
4. Elektronika adalah ilmu yang
mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol
aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam satu alat seperti
komputer, peralatan elektronik, semikonduktor, dan lain-lain.
5. Teknik Elektro atau Teknik Listrik
adalah salah satu bidang ilmu teknik mengenai aplikasi listrik untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat.
6. Elektrostatis adalah ilmu yang
mempelajari tentang listrik statis
7. Elektrodinamis adalah ilmu yang
mempelajari tentang listrik dinamis
8. Bioelektromagnetik adalah disiplin
ilmu yang mempelajari tentang fenomena listrik, magnetik, dan elektromagnetik
yang muncul pada jaringan makhluk hidup
9. Termodinamika adalah kajian
tentang energi atau panas yang berpindah
10. Fisika Inti adalah ilmu fisika yang
mengkaji atom/bagian-bagian atom
11. Fisika Gelombang adalah cabang ilmu
fisika yang mempelajari tentang gelombang
12. Fisika Optik (Geometri) adalah ilmu fisika
yang mempelajari tentang cahaya
13. Kosmografi/Astronomi adalah ilmu yang
mempelajari tentang berbintangan dan benda-benda angkasa
14. Fisika Kedokteran (Fisika Medis) membahas bagaimana penggunaan ilmu fisika dalam bidang kedokteran
(medis), diantaranya :
·
Biomekanika meliputi gaya dan hukum fluida dalam tubuh
·
Bioakuistik (bunyi dan efeknya pada sel hidup/ manusia)
·
Biooptik (mata dan penggunaan alat optik)
·
Biolistrik (sistem listrik pada sel hidup terutama pada jantung manusia)
15. Fisika Radiasi adalah ilmu fisika yang
mempelajari setiap proses di mana energi bergerak melalui media atau melalui
ruang, dan akhirnya diserap oleh benda lain.
16. Fisika lingkungan adalah ilmu yang
mempelajari kaitan fenomena fisika dengan lingkungan. beberapa di antaranya antara
lain :
·
Fisika tanah dalam/Bumi
·
Fisika tanah permukaan
·
Fisika udara
·
Hidrologi
·
Fisika gempa
(seismografi fisik)
·
Fisika laut (oseanografi
fisik)
·
Meteorologi
·
Fisika awan
·
Fisika Atmosfer
17. Geofisika adalah perpaduan
antara ilmu fisika, geografi, kimia, dan matematika. Dari segi Fisika yang
dipelajari adalah :
·
Ilmu gempa atau
Seismologi yang mempelajari tentang gempa
·
Magnet bumi
·
Gravitasi termasuk pasang surut dan anomali gravitasi bumi
·
Geo-Elektro (aspek listrik bumi), dll
selain yang diuraikan di atas, seiring perkembangan zaman, ilmu fisika
telah menjadi bagian dari segi kehidupan misalnya :
·
Ekonomifisika yang merupakan aplikasi fisika dalam bidang ekonomi
·
Fisika Komputasi adalah solusi persamaan-persamaan Fisika- Matematik dengan
menggunakan, dan lain-lain yang mengakibatkan Fisika itu selalu ada dalam
berbagai aspek
- Hubungan Fisika dengan Ilmu
Pengetahuan Lain
Tujuan mempelajari ilmu fisika adalah agar kita dapat mengetahui
bagian-bagian dasar dari benda dan mengerti interaksi antara benda-benda, serta
mampu menjelaskanmengenai fenomena-fenomena alam yang terjadi. Walaupun fisika
terbagi atas beberapa bidang, hukum fisika berlaku universal. Tinjauan suatu
fenomena dari bidang fisika tertentu akan memperoleh hasil yang sama jika
ditinjau dari bidang fisika lain. Selain itu konsep-konsep dasar fisika tidak
saja mendukung perkembangan fisika sendiri, tetapi
juga perkembangan ilmu lain dan teknologi. Ilmu fisika menunjang riset murni maupun terapan. Ahli-ahli geologi dalam risetnya menggunakan metode-metode gravimetri, akustik, listrik, dan mekanika. Peralatan modern di rumah sakit-rumah sakit menerapkan ilmu fisika. Ahli-ahli astronomi memerlukan optik spektografi dan teknik radio. Demikian juga ahli-ahli meteorologi (ilmu cuaca), oseanologi (ilmu kelautan), dan seismologi memerlukan ilmu fisika.
juga perkembangan ilmu lain dan teknologi. Ilmu fisika menunjang riset murni maupun terapan. Ahli-ahli geologi dalam risetnya menggunakan metode-metode gravimetri, akustik, listrik, dan mekanika. Peralatan modern di rumah sakit-rumah sakit menerapkan ilmu fisika. Ahli-ahli astronomi memerlukan optik spektografi dan teknik radio. Demikian juga ahli-ahli meteorologi (ilmu cuaca), oseanologi (ilmu kelautan), dan seismologi memerlukan ilmu fisika.
·
PENGUKURAN
Pengukuran adalah
membandingkan nilai besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang ditetapkan
sebagai satuan.
a. Bilangan Eksak
Bilangan eksak adalah bilangan yang
jumlahnya tidak diragukan.
b. Bilangan Non-Eksak
Bilangan non-eksak
adalah bilangan yang diperoleh dari hasil pengukuran yang terdiri dari
angka-angka penting dan angka taksiran.
·
BESARAN
Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan
dengan angka. Dibagi menjadi dua yaitu besaran pokok & besaran turunan)
·
DIMENSI
Cara
besaran tersebut tersusun atas besaran-besaran pokoknya dinamakan dimensi. Pada
sistem Satuan Internasional (SI), ada tujuh besaran pokok yang
berdimensi, sedangkan dua besaran pokok tambahan tidak berdimensi
B.
EKOLOGI DAN DAMPAK PERKEMBANGAN IPTEK TERHADAP KEHIDUPAN.
1.
Jelaskan mengenai perkembangan IPTEK!
Ilmu
pengetahuan dan teknologi dapat diartikan adalah suatu ilmu yang berorintasi
pada pemenuhan kebutuhan manusia. perkembangan IPTEK saat ini membawa manfaat
yang luar biasa bagi kemajuan umat beradapan manusia. pesat nya perkembangan
IPTEK dapat dilihat dengan semakin banyak bermunculan teknologi canggih yang
dapat membantu aktivitas manusia. perkembangan IPTEK memfalisitasi kegiatan
usaha semakin lancar sehingga dapat menimbulkan kesejahteraan bagi masyarakat
Teknologi Tinggi ( Hi – tech ). Suatu jenis teknologi mutakhir yang dikembangkan
dari hasil penerapan ilmu pengetahuan terbaru. Contoh : computer, laser,
bioteknologi, satelit komunikasi dan sebagainya. Ciri – ciri teknologi ini adalah
padat modal, didukung rasilitas riset dan pengembangannya, biaya perawatan
tinggi, ketrampilan operatornya tinggi dan masyarakat penggunanya ilmiah.
Teknologi Madya. Suatu jenis teknologi yang dapat dikembangkan
dan didukung masyarakat yang lebih sederahan dan dapat digunakan dengan biaya
dan kegunaan yang paling menguntungkan. Ciri teknologi madya adalah tidak
memerlukan modal yang terlalu besar dan tidak memerlukan pengetahuan baru,
karena telah bersifat rutin. Penerapan teknologi maday ini bersifat setengah
padat modal da padat karya, unsur – unsur yang mendukung industrinya biasanya
dapat diperoleh di dalam negeri dan keterampilan pekerjanya tidak terlalu
tinggi.
Teknologi Tepat Guna. Teknologi ini dicirikan dengan skala modal
kecil, peralatan yang digunakan sederhana dan pelaksanaannya bersifat padat
karya. Biasanya dilakukan di negara – negara berkembang, karena dapat membantu
perekonomian pedesaan, mengurangi urbanisasi dan menciptakan tradisi teknologi
dari tingkat paling sederhana.
Dengan kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan
teknologi terutama di bidang teknologi informasi dan teknologi transportasi
yang dicapai manusia pada unjung pertengahan kedua abad ke XX, memungkinkan
arus informasi menjadi serba cepat: apa dan oleh siapa dari seluruh muka bumi
(bahkan sebagian jagat raya) – menembus ke seluruh lapisan masyarakat dengan
bebas tanpa membedakan siapa dia si penerima. Tanpa mengenal batas jarak dan
waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat
menghambat bertukar pikiran. Berikut ini akan dijelaskan mengenai pengaruh
perkembangan IPTEK terhadap beberapa pola kemasyarakatan
- Kebutuhan
primer
Kebutuhan
primer adalah kebutuhan yang sangat harus terpenu, artinya apabila kebutuhan
tersebut tidak terpenuhi, maka manusia akan mengalami kesulitan dalam
hidupnya.
Contoh:
sandang, pangan, papan, pekerjaan.
- Kebutuhan
sekunder
Kebutuhan
sekunder adalah kebutuhan yang pemenuhannya setelah kebutuhan primer terpenuhi.
Contoh: pendidikan , pariwisata, rekreasi.
·
Dalam bidang ekonomi :
a.
Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
b.
Terjadinya industrialisasi
c.
Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan
meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi
industri maupun pada aspek jenis produksi.
·
Dalam Bidang Sosial
kehidupan social
dipengaruhi oleh kemajuan teknologi. Kebutuhan manusia akan pangan sangat
dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dalam bidang pertanian. Sedangkan kebutuhan
akan komunikasi dipengaruhi oleh teknologinya, seperti media cetak , media
elektronik selain untuk berkomunikasi , juga dapat memperluas wawasan.
·
Bidang Budaya
Budaya atau kebudayaan
adalah kerangka acuan bagi perilaku masyarakat pendukungnya yg berupa
nilai-nilai yang berpengaruh sebagai kerangka untuk membentuk pandangan hidup
manusia yg relative menetap dan dapat dilihat dari warga budaya itu untuk
menentukan sikapnya terhadap berbagai gejala dan peristiwa kehidupan. Iptek
yang semakin pesat, hendaknya kita harus menggunakan teknologi yang penting
saja., jangan karena teknologi, semua menjadi terlupakan, baik itu waktu,
kewajiban beribadah, sosialisasi di masyarakta sekitar. Iptek dalam bidang
budaya ini memiliki dampak positive dan negative. Dampak positifnya adalah
semakin berkembangnya daya pikir individu dalam suatu bidang, kemampuan individu
dalam mencari dan mengumpulkan data untuk bahan diskusi dapat mereka dapatkan
dengan cepat dan akurat melalui media berbasis teknologi. Dampak negative
nya adalah penyalahgunaan media teknologi sebagai sarana pencarian yang tidak ada hubungannya dengan ilmu
pengetahuan, memudarnya nilai-nilai asli bangsa,
Himpunan adalah
kumpulan benda atau objek yang dapat didefinisikan dengan jelas. Benda atau
objek dalam himpunan disebut elemen atau anggota himpunan. Dari defi nisi
tersebut, dapat diketahui objek yang termasuk anggota himpunan atau bukan.
Notasi himpunan dilambangkan menggunakan huruf kapital (A, B, …). Benda atau objek yang termasuk dalam himpunan tersebut ditulis di antara tanda kurung kurawal {...}. Anggota suatu 2.
Notasi himpunan dilambangkan menggunakan huruf kapital (A, B, …). Benda atau objek yang termasuk dalam himpunan tersebut ditulis di antara tanda kurung kurawal {...}. Anggota suatu 2.
Himpunan
biasanya dinotasikan dengan huruf besar A, B, C, X, A1, A2, dsb. Anggota suatu
himpunan biasanya dinotasikan dengan huruf kecil a, b, c, x, x1, y, y1,
Himpunan dapat disajikan dengan cara:
Himpunan dapat disajikan dengan cara:
1. Mendaftar
anggota-anggotanya di dalam tanda kurung kurawal. Contoh:
N
adalah himpunan bilangan asli yang kurang dari lima disajikan dengan
N = {1, 2, 3, 4}.
N = {1, 2, 3, 4}.
P
adalah himpunan konsonan yang membentuk kata “Jaringan” disajikan dengan
P = {j, r, g, n}.
P = {j, r, g, n}.
2. Menyajikan
sifat-sifat anggotanya. Contoh:
· A
= {bilangan asli}
· C
= {bilangan cacah}
· D
= {bilangan bulat negatif}
· E
= {bilangan cacah yang kurang dari lima}.
3. Menggunakan
notasi pembentuk himpunan. Dengan cara ini himpunan disajikan dalam
bentuk {x | x bersifat R}, dibaca himpunan x di mana x bersifat R.Contoh:
· Himpunan
A di atas disajikan dengan A = {x | x adalah bilangan asli}.
· Himpunan
E di atas disajikan dengan E = {x | x adalah bilangan cacah dan x < 5}.
· Banyak
anggota dari himpunan A dinotasikan dengan n(A). Contoh: n({1, 2, 3,
4}) = 4, n{} = 0, n({bilangan asli}) = tak terhingga.
·
Himpunan Bagian (Subset)
impunan A dikatakan himpunan bagian (subset) dari himpunan B
ditulis A ⊂ B ”, jika setiap anggota A
merupakan anggota dari B. Dinyatakan dengan simbol : A ⊂B Contoh :
Misal A = { 1,2,3,4,5 } dan B = { 2,4}.
Misal A = { 1,2,3,4,5 } dan B = { 2,4}.
·
Himpunan Kosong (Nullset)
Himpunan kosong adalah himpunan yang tidak mempunyai unsur
anggota yang sama sama sekali. Contoh : A = {x Î R |x2 + 4 = 0 }.
·
Himpunan Semesta
·
Contoh : Apabila kita membicarakan himpunan A maka yang
dapat menjadi himpunan semesta adalah: U = himpunan bilangan cacah.
Kalian telah mempelajari cara membaca diagram Venn. Sekarang, kita akan mempelajari
cara menyajikan suatu himpunan ke dalam diagram Venn. Misalkan S = {1, 2, 3, ..., 10},
P = {1, 3, 5, 7, 9}, dan Q = {2, 3, 5, 7}. Himpunan P Q = {3, 5, 7}, sehingga dapat
dikatakan bahwa himpunan P dan Q saling berpotongan. Diagram Venn yang
menyatakan hubungan himpunan S, P, dan Q,
·
Operasi Gabungan (union) himpunan A dan himpunan B, ditulis
sebagai A È B, adalah sebuah himpunan yang anggotanya merupakan anggota A atau
anggota B atau anggota keduanya, didefinisikan sebagai berikut : A È B = {
x | x Î A V x Î B }.Contoh :
Jika
A = { 2,4,6,8,10 } dan B = { 1,3,5,7,9 } ,maka A È B = {
1,2,3,4,5,6,7,8,9,10
·
Operasi Irisan (Intersection)
Irisan (interseksi) himpunan A dan
himpunan B, ditulis sebagai A ÇB, adalah sebuah himpunan yang anggotanya
merupakan anggota bersama dari himpunan A dan B, dapat didefinisikan sebagai
berikut : A ∩ B = {x| x ϵ A ʌ x ϵ B } (Tanda ʌ artinya dan).
·
Operasi Selisih
elisih
(difference) dari himpunan A dengan himpunan B, ditulis sebagai A - B, adalah
sebuah himpunan yang anggotanya merupakan anggota himpunan A yang bukan
merupakan anggota himpunan B. Jadi A – B berbeda dengan B – A. Perhatikan Gb.
1.4, daerah yang diarsir merupakan selisih A dan B. Dapat didefinisikan sebagai
berikut : A – B = { x | x Î A ʌ x Ï B }.
Suatu
himpunan didefinisikan sebagai koleksi objek-objek berbeda yang terdefinisi
dengan baik. Anggota suatu himpunan disebut elemen atau titik. Kata berbeda
dimaksud bahwa elemen yang sama hanya ditulis satu kali, sedang yang dimaksud
dengan terdefinisi dengan baik artinya kita dapat membedakan mana yang objek
yang menjadi anggota himpunan dan mana objek yang bukan anggota. Dengan
demikian jika diambil satu objek, kita dapat mengatakan objek itu anggota
himpunan atau tidak.
Contoh:
2 x 3 akan menghasilkan 6 dimana 2 adalah bilangan bulat, 3 adalah bilangan bulat dan 6 adalah bilangan bulat. 2 – 3 akan menghasilkan -1 dengan -1 adalah bilangan bulat negatif
2 + 3 akan menghasilkan 5 dengan 5 adalah bilangan bulat positif.
2 x 3 akan menghasilkan 6 dimana 2 adalah bilangan bulat, 3 adalah bilangan bulat dan 6 adalah bilangan bulat. 2 – 3 akan menghasilkan -1 dengan -1 adalah bilangan bulat negatif
2 + 3 akan menghasilkan 5 dengan 5 adalah bilangan bulat positif.
himpunan dinosikan dengan ∈, sedangkan yang bukan anggota himpunan dinotasikan dengan




Comments
Post a Comment