Skip to main content

Relation to Function


MAKALAH
MATEMATIKA & ILMU ALAMIAH DASAR
Dosen : Nita Sri Handayani



1PA21

Nama Anggota Kelompok :
1.      Fatin Nabilah (12518598)
2.      Mark Kevin Joshua (13518997)
3.      Nathalia W. Purba  (15518225)
4.      Priskila Theresia Novianty (15518604)
5.      Wilhelmina Cesilia Dura (17518343)


UNIVERSITAS GUNADARMA
2018/2019


DAFTAR ISI
A. Relasi
1. Pengertian Relasi .................................................................................................................2
2. Contoh dari Produk Cartesius & Relasi...............................................................................2
3. Sifat-sifat Relasi ..................................................................................................................3
4. Pengertian dari Partisi ..........................................................................................................4
B. Fungsi
1. Definisi Fungsi........................................ .................................... .......................................5
2. Perbedaan Fungsi Satu – satu (one to one) dan Fungsi Pada (on to) ..................................5
C. Proposisi
1. Konsep dari Notasi Dasar ...................................................................................................7
2. Yang Dimaksud Deposisi dan Table Kebenaran ................................................................7
DAFTAR PUSTAKA














A. RELASI

1.Pengertian relasi
Relasi adalah aturan yang menghubungkan setiap anggota himpunan A ke himpunan B. Dimana A disebut domain (daerah asal) dan B disebut kodomain (daerah kawan).
Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah hubungan yang memasangkan anggota-anggota himpunan A dengan anggota-anggota himpunan B. Dalam mengerjakan soal relasi dapat dikerjakan menggunakan tiga metode yaitu diagram panah, diagram cartesius, dan himpunan pasangan berurutan.
2. Contoh dari Produk Cartesius & Relasi
{Buyung, Doni, Vita, Putri}, B = {IPS, kesenian, keterampilan, olahraga, matematika, IPA, bahasa Inggris}, dan “pelajaran yang disukai” adalah relasi yang menghubungkan himpunan A ke himpunan B.

keterangan: Buyung suka IPS dan kesenian, Doni suka Ketrampilan dan Olahraga, Vita suka IPA, dan Putri suka Matematika dan Bahasa Inggris.
 metode diagram Cartesius











3. Berikan Contoh dari relasi matriks dan diagram panah
 4. Apa yang dimaksud dengan Relasi invers dan
Relasi Inversi
Secara umum, inversi artinya pembalikan posisi, arah, susunan dan sebagainya. Jadi, jika diberikan relasi R dimana (A, B) A adalah guru dari B, maka kita dapat membuat kebalikan relasinya, yaitu (B, A) yang menyatakan B adalah murid dari A. Relasi ini dinamakan relasi inversi.
Sama halnya dengan kondisi-kondisi seperti “lebih kecil dari” mempunyai inversi “lebih besar dari”, relasi “lebih baik dari” mempunyai inversi “lebih buruk dari”, relasi “lebih panjang dari” mempunyai inversi “lebih pendek dari”, dan sebagainya.
Contoh 1:
Misalkan P = {3,4,5} dan Q = {3,6,8,10,12,15}.
Jika kita definisikan relasi R dari P ke Q dengan
(P, Q) R jika P habis membagi Q, maka kita peroleh:
R = {(3,3),(3,6),(4,8),(5,10),(3,12),(4,12),(5,15)}
R-1 adalah invers dari relasi R, yaitu relasi dari Q ke P
maka kita peroleh:
R-1 = {(3,3),(6,3),(8,4),(10,5),(12,3),(12,4),(15,5)
5. Jelaskan Sifat-sifat Relasi
a.  Refleksif (reflexive)
Suatu relasi pada himpunan dinamakan bersifat refleksif jika (aa)  untuk setiap  A. Dengan kata lain, suatu relasi pada himpunan dikatakan tidak refleksif jika ada  sedemikian sehingga (aa)  R.
b. Transitif (transitive)
Suatu relasi pada himpunan dinamakan bersifat transitif jika (ab)  dan (bc)  R, maka (ac)  R, untuk ab A.
c. Simetri (symmetric)
 Suatu relasi pada himpunan dinamakan bersifat simetri jika (ab)  R, untuk setiap a A, maka (ba)  R. Suatu relasi pada himpunan dikatakan tidak simetri jika (ab)  sementara itu (ba)  R.
d. Anti Simetri (antisymmetric)
Suatu relasi pada himpunan dikatakan anti simetri jika untuk setiap a A, (ab)  dan (ba)  berlaku hanya jika b. Perhatikanlah bahwa istilah simetri dan anti simetri tidaklah berlawanan, karena suatu relasi dapat memiliki kedua sifat itu sekaligus. Namun, relasi tidak dapat memiliki kedua sifat tersebut sekaligus jika ia mengandung beberapa pasangan terurut berbentuk (ab) yang mana ≠ b.
6. Jelaskan Pengertian dari Partisi
Partisi (bahasa Inggris: partition), dalam sistem berkas dan pengelolaan sarana penyimpanan adalah sebuah bagian dari ngingatan atau sarana penyimpanan yang terpisah secara logis yang berfungsi seolah-olah bagian tersebut terpisah secara wujud. Sarana penyimpanan yang dapat dipetak adalah ngingatan (baik itu ngingatan wujud ataupun ngingatan maya oleh pengelola ngingatan sistem operasi), cakram keras, cakram magneto-optis (MO Disk), dan beberapa [[memori kilat|ngingatan kilat]. Meskipun demikian, istilah "pemetakan" saat ini digunakan untuk merujuk pada bagian dari cakram keras.
Partisi dibuat ketika pengguna membuatnya dengan menggunakan utilitas partisi (seperti halnya utilitas DOS/Linux fdisk, fips, Disk Druid, utilitas Windows diskpart, atau produk komersial Symantec Norton Partition Magic) dan memformatnya dengan memberinya sebuah sistem berkas tertentu.
Dalam rangka membuat partisi, maka sebenarnya yang dilakukan oleh pengguna tersebut adalah membuat sebuah "daftar isi" dari hard disk yang dimilikinya. Dalam sistem x86 serta x86-64, daftar isi yang dibuat adalah tabel partisi, yang disimpan di dalam Master Boot Record. Adalah mungkin bagi pengguna untuk membuat beberapa partisi di dalam sebuah hard disk, sehingga menjadikannya terlihat sebagai beberapa hard disk, meski jumlahnya dibatasi oleh skema partisi yang digunakannya. Dalam sistem x86 serta x86-64, partisi utama yang dapat dibuat hanyalah empat buah saja, sementara sistem IA-64 dapat mendukung partisi hingga 128 buah. Sistem operasi akan menganggap partisi-partisi yang berbeda ini dianggap sebagai sebuah media penyimpanan yang berbeda. Membuat beberapa partisi dalam sebuah hard disk akan lebih memudahkan dalam melakukan manajemen data pengguna.
Setiap sistem operasi dan sistem berkas memiliki sebutan tersendiri untuk menyebut partisi. Sebagai contoh, MS-DOS menggunakan istilah partition, sementara keluarga Windows NT menggunakan istilah volume. Hal ini disebabkan oleh Windows NT yang memiliki kemampuan untuk membentuk satu volume yang terdiri dari beberapa partisi terpisah, daripada sistem operasi MS-DOS yang hanya dapat membuat satu volume untuk satu partisi


B. FUNGSI
1. Definisi Fungsi
Fungsi dalam istilah matematika merupakan pemetaan setiap anggota sebuah himpunan (dinamakan sebagai domain) kepada anggota himpunan yang lain (dinamakan sebagai kodomain). Istilah ini berbeda pengertiannya dengan kata yang sama yang dipakai sehari-hari, seperti “alatnya berfungsi dengan baik.” Konsep fungsi adalah salah satu konsep dasar dari matematika dan setiap ilmu kuantitatif. Istilah "fungsi", "pemetaan", "peta", "transformasi", dan "operator" biasanya dipakai secara sinonim.
2. Perbedaan Fungsi Satu – satu (one to one) dan Fungsi Pada (on to)
Fungsi Satu-Satu (One to one)
Misalkan A dan B masing-masing himpunan dan f suatu fungsi dari A ke B. Fungsi f dikatakan fungsi satu-satu (one-one function) atau fungsi injektif (injective function) apabila berlaku:
f(a) = f(b)  a =b    …………………………………………….. (1)
Dengan bahasa yang lebih sederhana, (1) dapat dinyatakan sebagai setiap anggota daerah asal (domain) yang berbeda memiliki peta yang berbeda pula di daerah kawan (co-domain).
Contoh : (Fungsi satu-satu)
Misalkan g: ℝ → ℝ yang didefinisikan sebagai g(x) = x + 10
g merupakan fungsi satu-satu.
Untuk membuktikan ini, misalkan g(a) = g(b).
Akibatnya, a + 10 = b + 10.
Kurangi kedua ruas dengan 10, diperoleh a = b.
Pada contoh ini, g(a) = g(b)  a = b. Kondisi (1) dipenuhi, sehingga kita simpulkan g merupakan fungsi satu-satu.
Fungsi Surjektif / Fungsi Pada (on to)
Misalkan A dan B masing-masing himpunan dan f suatu fungsi dari A ke B. Fungsi f dikatakan fungsi surjektif (surjective function) atau fungsi pada (onto function) apabila berlaku:
b  B a f(a) = b …………………………………………….. (2)
(2) dibaca sebagai berikut: untuk setiap b anggota B terdapat a yang merupakan anggota A sedemikian hingga f(a) = b. Dengan bahasa yang lebih sederhana, (2) dapat dinyatakan sebagai berikut: “Setiap anggota daerah kawan (co-domain) memiliki suatu pasangan yang merupakan anggota daerah asal.”
Contoh  (fungsi surjektif/pada)
Misalkan g: ℝ → ℝ yang didefinisikan sebagai g(x) = x + 10
g merupakan fungsi surjektif karena setiap anggota daerah kawan, yaitu ℝ, memiliki pasangan yang merupakan anggota daerah asal (ℝ). Untuk membuktikan ini, kita misalkan b  ℝ sembarang. Kita mencari anggota daerah asal a  ℝ sedemikian hingga g(a) = b.
Selanjutnya, kita peroleh: a + 10 = b dan a = b – 10.
Karena  ℝ dan 10 ℝ, a = (b – 10)
Jadi, untuk setiap anggota daerah kawan b terdapat anggota daerah asal a sedemikian hingga g(a) = b. Karena kondisi (2) dipenuhi, kita simpulkan g fungsi surjektif.
3. Jelaskan Apa yang Dimaksud dengan :
a. Domain
Dalam matematika, domain atau ranah suatu fungsi adalah suatu himpunan nilai-nilai "masukan" tempat fungsi tersebut terdefinisi (ada). Sebagai contoh, domain fungsi sinus adalah bilangan riil, sedangkan domain fungsi akar kuadrat adalah bilangan riil yang lebih besar dari nol (dengan mengabaikan bilangan kompleks). Pada sistem koordinat Cartesius, domain dilambangkan oleh sumbu x atau absis.
b. Range
Range adalah daerah hasil.
c. Ko-domain
Kodomain adalah daerah kawan



C. PROPOSISI
1. Jelaskan Konsep dari Notasi Dasar
Notasi atau biasa disingkat “not” adalah simbol dalam musik untuk suara dengan pitch tertentu.Ada dua macam not, yaitu not balok dan not angka. Not angka , sesuai namanya, yaitu notasi yang dilambangkan dengan angka- angka.

2. Jelaskan Apa yang Dimaksud Deposisi dan Table Kebenaran
-          Deposisi = Deposisi (fisika) atau Desublimasi adalah proses peengkristalan di mana hal ini terjadi karena proses mengerasnya/membekunya suatu benda yang memiliki zat zat tertentu dan memiliki unsur unsur zat yang dapat memberikan warna saat mengeras dan jika dilihat seperti warna kristal. Hal ini adalah lawan dari Sublimasi.

-          Table kebenaran =  tabel kebenaran adalah tabel dalam matematika yang digunakan untuk melihat nilai kebenaran dari suatu premis/pernyataan. Jika hasil akhir adalah benar semua (dilambangkan B, T, atau 1), maka disebut tautologi. Sedangkan jika salah semua (S, F, atau 0) disebut kontradiksi.

3. Jelaskan yang Dimaksud dengan :
-          Ekuivalen logika = Ekuivalen adalah dua atau lebih pernyataan majemuk yang memiliki nilai kebenaran yang sama. — Dua kalimat disebut ekuivalen (secara logika) bila dan hanya bila keduanya mempunyai nilai kebenaran yang sama untuk semua substitusi nilai kebenaran masing-masing kalimat penyusunnya.

-          Aljabar = Aljabar adalah salah satu cabang matematika yang mempelajari tentang pemecahan masalah menggunakan simbol – simbol sebagai pengganti konstanta dan variabel (wikipedia). Aljabar ditemukan oleh seorang cendekiawan Islam yaitu beliau Al Khawarizmi. Aljabar sendiri berasal dari kata “al – jabr” yang artinya penyelesaian

-          Fungsi Proposisi = Fungsi proposisi adalah suatu kalimat terbuka di dalam semesta pembicaraan (semesta pembicaraan diberikan secara eksplisit atau implisit) yang mengandung satu buah variable atau lebih.

-          Negasi Lingkaran = negasi, atau ingkaran adalah operasi matematika terhadap suatu pernyataan, baik tunggal maupun majemuk. Operasi negasi membalikkan nilai kebenaran suatu pernyataan. Jika p bernilai benar, maka ~p bernilai salah. Sebaliknya, jika p bernilai salah, maka ~p bernilai benar.

DAFTAR PUSTAKA

_____https://suksesmtk.ruang-guru.com/relasi-dan-fungsi/ diakses tanggal 6 Juli 2019 pukul 15.00
­­­_____https://id.wikipedia.org/wiki/Fungsi_(matematika) diakses tanggal 8 Juli 2019 pukul 21.19
_____https://edscyclopedia.com/fungsi-satu-satu-dan-fungsi-surjektif/ diakses tanggal 8 Juli 2019 pukul 21.37
_____https://id.wikipedia.org/wiki/Domain_fungsi diakses tanggal 8 Juli 2019 pukul 21.42
_____https://www.studiobelajar.com/logika-matematika/ diakses tanggal 8 Juli 2019 pukul 22.14
_____https://blog.ruangguru.com/penyelesaian-bentuk-bentuk-aljabar diakses tanggal 8 Juli 2019 pukul 22.25
_____https://id.wikipedia.org/wiki/Negasi diakses tanggal 8 Juli 2019 pukul 22.34
_____https://id.wikipedia.org/wiki/Proposisi diakses tanggal 8 Juli 2019 pukul 22.47





Comments

Popular posts from this blog

Earth and Its Chemicals

MAKALAH MATEMATIKA & ILMU ALAMIAH DASAR Dosen : Nita Sri Handayani 1PA21 Nama Kelompok ; 1.       Fatin Nabilah 2.       Mark Kevin Joshua 3.       Nathalia W. Purba              (15518225) 4.       Priskila Theresia 5.       Wilhelmina Cesilia Dura UNIVERSITAS GUNADARMA 2018/2019 A.     KIMIA DAN FISIKA 1.       Pengertian, Sifat Materi, Perubahan Materi dan Klasifikasi Materi Pengertian Materi Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. Semua benda yang kita temui tersusun oleh materi. Makin besar massa suatu benda, makin banyak materinya dan sebaliknya. Massa adalah jumlah zat atau materi yang terkandung dalam suatu benda. Suatu materi apapun bentuknya ada 3 wujud, yaitu padat, cair,...

The World and Its Content

MAKALAH MATE MA TIKA & ILMU  ALAMIAH DASAR Dosen : Nita Sri Handayani 1PA21 Nama  Anggota  Kelompok  : 1.        Fatin Nabilah  (12518598) 2.        Mark Kevin Joshua  (13518997) 3.        Nathalia W. Purba  (15518225) 4.        Priskila Theresia  Novianty (15518604) 5.        Wilhelmina Cesilia Dura  (17518343) UNIVERSITAS GUNADARMA 2018/2019      A.    PERKEMBANGAN SEKSUAL & ASEKSUAL Pengertian Reproduksi hewan dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu secara seksual dan aseksual. Perkembangbiakan aseksual terjadi tanpa peleburan sel kelamin jantan dan betina. Perkembangbiakan aseksual umumnya terjadi pada hewan tingkat rendah atau tidak bertulang bekakang (aver...