BASIC PSYCHOLOGICAL FEATURE IN CYBERSPACE
Anggota Kelompok :
1. Annisa Zulfa (10518960)
2. Fatin Nabilah (12518598)
3. Putri Nugraheni (15518658)
4. Wanda Indriani (17518305)
Kelas: 2PA17
Universitas Gunadarma
Pengertian Cyberspace
Cyberspace (dunia maya) adalah salah satu bentuk komunikasi yang
menggunakan internet yang memudahkan penggunanya untuk berhubungan atau
berkomunikasi satu sama lain dengan jarak jauh sekalipun. cyberspace akan
memiliki dampak positif apabila digunakan dengan benar, namun akan berdampak
negatif apabila tidak digunakan dengan benar (menyimpang). Reduced sensations
adalah bentuk komunikasi yang sangat terbatas dalam hal pengalaman sensori
manusia pada saat berkomunikasi melalui dunia maya.
Meskipun kualitas sensorik komunikasi teks berkurang, itu tidak boleh
dianggap remehsebagai kuat dari ekspresi diri dan hubungan antara pribadi. E-
mail, obrolan, pesan instan, SMS, dan blog terus menjadi bentuk interaksi sosial
yang paling umum karena alasan di luar kemudahan penggunaan dan biaya rendah
dibandingkan dengan alat multimedia. Menggambar pada kemampuan kognitif
yang berbeda dari berbicara dan mendengarkan, mengetik pemikiran seseorang
dan membaca pikiran orang lain adalah cara unik untuk menunjukkan identitas
seseorang, memahami identitas teman online seseorang, dan membangun
hubungan. Hubungan email khususnya telah berkembang menjadi bentuk
komunikasi berbasis teks yang sangat kompleks dengan obrolan atau hungan IM
yang mendekati kompleksitas itu.
Texting
Short message service (SMS) adalah bentuk komunikasi yang sepenuhnya
independen yang tidak ada hubungannya dengan telepon. Pesan SMS pertama
ditransmisikan melalui telepon di musim gugur, telepon mereka untuk mengirim
pesan teks. Hingga tahun 1996, pesan teks telepon seluler terutama digunakan di
dalam perusahaan. Terobosan pesan teks mengambil layanan message gratis.
Pesan informatif segera dilengkapi dikirim untuk bersenang-senang. Pesan telah
menjadi populer di kalangan anak muda dan sebagian besar menggunakan ponsel.
Kelebihan Texting
Texting merupakan bentuk interaksi tertulis yang dapat sebagai sarana
ekspresi diri dan komunikasi antarpribadi yang kuat seperti email, obrolan online,
pesan instan, sms, dan blog sering menjadi bentuk interaksi sosial yang paling
umum. Mengetikkan pemikiran seseorang dan membaca pikiran orang lain adalah
cara unik untuk menghadirkan identitas pribadi, memahami identitas mitra online
lain, dan menjalin hubungan beberapa orang merasa bahwa mereka dapat
mengekspresikan diri mereka lebih baik secara tertulis.
1. Tingkat terbuka tinggi: mengirim pesan (Texting) sebagai metode
komunikasi yang langsung melalui platform ponsel. Dapat menjadi
metode komunikasi yang nyaman karena pengguna mengharapkan respons
langsung,
2. Kebijaksanaan: berkirim pesan (Texting) adalah jenis komunikasi yang
agak terpisah karena bersifat ‘diam’. Dan membuat lebih mudah untuk
menyampaikan pesan secara terpisah dan rahasia.
3. Bukti tertulis: mengirim pesan (Texting) merupakan penulisan yang dapat
disimpan baik di perangkat atau di data base dapat sebagai referensi yang
dapat digunakan kembali di masa mendatang. Dan juga dapat berfungsi
ketika bukti diperlukan di kemudian hari.
4. Penyerap guncangan untuk informasi: mengirim pesan (Texting) terkadang
bertindak sebagai penyerap guncangan untuk mendapatkan informasi. Jadi
saat mendapatkan informasi yang mengejutkan kita membutuhkan waktu
untuk mnyerap informasi itu sebelum merespons pesan tersebut.
5. Digunakan oleh semua orang: mengirim pesan (Texting) adalah metode
komunikasi yang saat ini digunakan oleh semua orang yang memiliki
perangkat seluler. Dapat membuat lebih mudah untuk menjangkau siapa
pun.
6. Dapat digunakan pada perangkat seluler apa pun: SMS adalah salah satu
fitur yang tersedia hampir semua perangkat komunikasi seluler. Oleh
karena itu, dapat menjadi serbaguna dan tersedia bagi siapa saja yang ingin
menggunakannya.
7. Tidak ada aturan: Siapa pun dapat mengetik apa pun di ponsel mereka dan
mengirimkannya sebagai komunikasi, selama pesan tersebut dipahami dan
disampaikan.
8. Hemat biaya: SMS adalah salah satu mode komunikasi termurah. Dengan
diperkenalkannya beberapa platform SMS, orang hampir tidak
menghabiskan apa-apa untuk mengirim pesan teks, terutama jika anda
memiliki akses ke internet.
9. Universal: fitur SMS tersedia sebagai metode komunikasi di seluruh dunia.
Ini berarti siapa pun dapat menjangkau semua orang melalui SMS.
10. Membantu memelihara komunikasi: mengirim pesan (Texting) memainkan
peran penting dalam bidang komunikasi. Ini membantu dalam menjaga
komunikasi yang bermakna terutama di antara teman-teman karena
merupakan metode komunikasi informal.
KEKURANGAN TEXTING
Texting bisa membuang waktu, kadang-kadang butuh waktu lebih lama
untuk membuat rencana menggunakan SMS daripada hanya dengan menelepon.
beberapa orang berpikir bahwa texting menghancurkan kemampuan anak sekolah
untuk menulis esai bahasa Inggris standar, dan bulliying text adalah masalah di
beberapa sekolah.
1. Mengurangi perhatian Anda saat mengemudi:
Mengirim pesan teks (texting) memiliki efek negatif karena mengharuskan Anda
untuk memperhatikan telepon setiap kali Anda mengirim pesan teks. Saat Anda
mengemudi, ini mungkin mengalihkan perhatian Anda dari jalan.
2. Kosakata non-standar:
Mengirim pesan teks (texting) tidak mengharuskan Anda memiliki kosakata resmi
karena Anda dapat dengan mudah mengetik meskipun hanya dalam tulisan
singkat selama pesan tersebut disampaikan
3. Ruang terbatas:
Ada ruang terbatas saat texting. Ini terkadang membatasi informasi yang dapat
disampaikan melalui platform ini.
4. Sexting:
Beberapa orang kecanduan sexting, yang pada dasarnya berhubungan dengan
‘seks’ di telepon. Hal ini menyebabkan berkurangnya moralitas di masyarakat dan
terutama di kalangan anak-anak dan remaja yang akhirnya melakukannya di
mana-mana.
5. Membutuhkan keterampilan melek huruf:
Mengirim pesan (texting) mengharuskan pengguna memiliki tingkat keterampilan
melek huruf tertentu seperti menulis untuk menyampaikan pesan. Ini menutup
orang yang tidak bisa membaca dan menulis.
6. Menyebabkan masalah tidur:
Mengirim SMS (texting) membuat ketagihan. Beberapa orang menghabiskan
banyak waktu untuk berkirim pesan dan ini bisa sampai larut malam dan
mengganggu pola tidur seseorang.
7. Tidak mengetahui lingkungan sekitar Anda:
Mengirim pesan (texting) entah bagaimana menghilangkan konsentrasi Anda dan
membuat Anda tidak mengetahui lingkungan sekitar Anda dan ini mungkin
berbahaya terutama bagi pengguna jalan.
8. Menghindari komunikasi dan etiket:
Berkirim pesan (texting) terkadang menghalangi komunikasi dan mengikis etiket
komunikasi terutama di kalangan pecandu.
9. Mempromosikan keterampilan bahasa yang buruk:
Mengirim pesan (texting) mendorong penggunaan bentuk-bentuk pendek yang
dalam jangka panjang dapat mengikis keterampilan bahasa seseorang dan
mempromosikan penguasaan bahasa yang buruk.
10. Terkadang dianggap kasar:
Pesan teks dapat dianggap oleh orang lain sebagai tindakan kasar terutama dalam
kasus di mana pengguna menggunakan formulir pendek dan merespons dengan
menggunakan satu kata.
DAFTAR PUSTAKA
Hadi, Astar. (2005). Matinya dunia cyberspace: kritik humanis mark slouka
terhadap jagat maya. Yogyakarta: PT LkiS Yogyakarta.
Harper, R., Palen, L., & Taylor, A. (2005). The inside text social, cultural and
design perspectives on sms. Netherlands: Springer.
McKay, M., Martha Davis, M., & Fanning, P. (2018). Messages: the
communications skills book 4th edition. United States: Newharbinger
Publication.
Živko, Maja. (2011). Psychological aspects of cyberspace. In: 3rd International
Conference “The Future of Information Sciences: INFuture2011 –
Information Sciences and e-Society”, 9-11 November 2011, Zagreb.

Comments
Post a Comment